Minggu, 22 April 2012

Guru TK dan PAUD Harus Kreatif, Kenapa ?





Bulan Juni adalah bulan-bulan terakhir untuk tahun ajaran. Di bulan-bulan antara Mei sampai Juli, biasanya banyak sekali lowongan buat TK dan PAUD, khususnya lowongan buat guru atau pendidik PAUD. Hmm… Sebagai kepala sekolah atau pengelola PAUD, tentu anda punya tips-tips tersendiri dalam memilih calon guru bagi anak-anak didiknya. Apa saja ya? Selain persyaratan secara akademis dan pengalaman, ada salah satu syarat yang tidak tertulis, namun harus dimiliki oleh setiap pendidik atau guru TK dan PAUD. Seorang guru TK dan PAUD harus kreatif. Kenapa?


1. Tidak membosankan

Guru yang kreatif biasanya tidak membosankan. Tidak membosankan bagi anak didik, dan tentu saja bagi sesame rekan kerja. Karena guru yang kreatif biasanya kaya akan ide. Dia tidak hanya mengajar berdasarkan kurikulum atau materi yang sudah ditetapkan oleh sekolah, namun bisa pula mengembangkannya. Sehingga proses transfer ilmu tidak melulu dengan cara yang sama, namun bisa bervariasi. Hal ini biasanya membuat anak didik menjadi tidak bosan dan tidak terbebani dengan materi pelajaran yang mereka terima, selalin itu bisa menjadi inspirasi bagi guru lain untuk berpikir kreatif juga.

2. Membentuk cirri khas sekolah

Penemuan metode-metode pengajaran yang biasanya banyak dihasilkan oleh guru kreatif, akan membantu sekolah dalam menemukan ciri khasnya. Misalnya, ada seorang guru yang ahli dalam bidang menari, dan bisa menemukan sebuah metode menari sambil belajar membaca. Hal ini bisa menjadi salah satu kelebihan sekolah, dan bila terus dikembangkan dan dipertahankan bisa menjadi sebuah ciri khas sekolah. Ciri khas sekolah bisa menjadi kebanggaan dan kelebihan tersendiri, karena dengan adanya ciri khas yang ada di sebuah sekolah, maka sekolah tersebut menjadi mudah dikenal.

3. Menghemat Biaya / Pengeluaran Sekolah

Karena idenya dalam menemukan sesuatu, seorang guru yang kreatif ternyata juga bisa menghemat pengeluaran sekolah lho… . Kenapa? Karena dengan kreatifitas yang dia miliki, guru yang kreatif biasanya tahu cara memanfaatkan sesuatu yang “kurang bermanfaat.” Misalnya, tahu bagaimana cara mendaur ulang kertas untuk menjadi sebuah kerajinan tangan yang menarik.

4. Banyak Relasi

Guru yang kreatif biasanya tidak pernah menyerah dalam belajar sesuatu. Meskipun dia ahli dalam bidang kerajinan tangan, biasanya dia juga memiliki keinginan untuk belajar sesuatu yang baru. Hal ini memungkinkan guru kreatif untuk bergaul dengan banyak orang. Untuk apa? Tentu saja untuk bisa “berguru” dengan banyak orang, dan memperoleh ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yang baru.

5. Tidak “melulu” Berorientasi Pada Uang Dalam Berkarya

Bagi seorang guru yang kreatif, uang bukanlah tujuan utamanya. Yang menjadi tujuan utamanya dalam mengajar adalah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman. Dari segala tugas yang dia terima dan dia laksanakan dia akan lebih berorientasi pada uang yang akan dia dapat, melainkan pengalaman yang dia dapatkan. Dia tidak akan bertanya,”Dengan melakukan ini, aku dapet uang berapa?” Namun dia akan berkata,”Aku sangat bersyukur karena bisa mendapatkan pengetahuan yang baru dengan melakukan tugas ini.”

Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda menjadi guru yang kreatif? Bila anda adalah sebuah pengelola TK dan PAUD, sudahkah anda memiliki pendidik yang kreatif?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Hello Kitty 59